free hit counters
 

Akhlak dan Doa Imam Nawawi Saat Berangkat Menuju Rumah Gurunya

Eramuslim.com – Imam An-Nawawi (631-676 H) adalah ulama besar bermazhab Syafi’i yang sudah mencapai derajat kewalian Al-Quthb Al-Gouts. Semasa masih nyantri dan hendak belajar kepada gurunya, beliau memiliki akhlak dan kebiasaan mulia yang dapat kita tiru.

1. Beliau selalu bersedekah kepada orang sedaya mampu di tengah jalan saat menuju rumah gurunya.
2. Beliau selalu berdoa saat hendak menuju tempat gurunya, dengan doa berikut:

اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ عَنِّيْ عَيْبَ مُعَلِّمِيْ حَتّٰي لَا تَقَعَ عَيْنِيْ لَهٗ عَلَي نَقِيْصَةٍ وَلَا يُبَلِّغَنِي ذٰلِكَ عَنْهُ عَنْ اَحَدٍ ، رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ



Allahummastur ‘annii ‘aiba mu’allimii hatta la taqo’a ‘ainii lahu ‘ala naqiishotin wa la yuballighonii dzaalika ‘anhu ‘an ahadin, radhiyallahu ‘anhu.

“Ya Allah, tutuplah aib (kekurangan) guruku dariku, sehingga aku tak pernah melihat kekurangan pada guruku, dan tidak ada seorang pun yang pernah menyampaikan kekurangan guruku kepadaku. Semoga Allah meridhoi beliau (guruku)”.

Siapa yang Tak Punya Aib?
Selain Nabi dan Rasul adalah hal yang jaiz jatuh kepada dosa atau aib. Dan tidak sedikit kalangan kekasih Allah yang terus Allah jaga, sehingga tidak terjatuh kepada dosa.

Namun kita berdoa kepada Allah agar Allah tutup aib guru-guru kita dari mata kita. Jangan pula sampai ada orang yang menyampaikan Aib guru kita kepada kita.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Hikmah Terbaru