free hit counters
 

Epidemiolog WHO: Biasa Sajalah, Omicron Lebih Ringan Ketimbang Varian Delta

Redaksi – Selasa, 1 Jumadil Awwal 1443 H / 7 Desember 2021 13:00 WIB

Banyak kasus terjadi pada individu yang divaksinasi lengkap dengan gejala ringan, meskipun status suntikan booster dari beberapa pasien tidak diketahui.

Laporan dari Afrika Selatan, di mana tempat pertama kali dilaporkan adanya varian baru ini, menunjukkan tidak adanya peningkatan drastis atau mengkhawatirkan terhadap tingkat rawat inap pasien Covid.

Pakar medis dalam beberapa hari terakhir menggarisbawahi bahwa populasi Afrika Selatan cenderung muda dan kasus yang lebih parah dapat muncul dalam beberapa minggu mendatang.



Tes laboratorium sedang dilakukan untuk menentukan apakah Omicron lebih mudah menular daripada jenis lain, resisten terhadap kekebalan dari vaksinasi, serta jika infeksi lebih parah. Hasil tersebut baru dapat keluar dalam beberapa minggu mendatang.

Sementara produsen vaksin Covid-19 sedang mencari cara cepat untuk mengubah vaksin mereka agar kebal terhadap varian baru ini.

Moderna Inc telah mengatakan dapat meminta persetujuan AS untuk vaksin yang diperbarui segera setelah Maret. Pejabat pemerintah AS juga telah bekerja sama dengan pembuat vaksin Pfizer Inc dan Johnson & Johnson pada vaksin terbaru.

Kini kasus varian Omicron sejauh ini telah dikonfirmasi di sekitar 40 negara.(CNBC)

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2Lihat semua

Berita Terbaru