free hit counters
 

Epidemiolog WHO: Biasa Sajalah, Omicron Lebih Ringan Ketimbang Varian Delta

Redaksi – Selasa, 1 Jumadil Awwal 1443 H / 7 Desember 2021 13:00 WIB

Eramuslim.com – Dunia bisa sedikit bernapas lebih lega. Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS) Dr Anthony Fauci menyebut indikasi awal kasus infeksi akibat varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron tidak lebih berbahaya dari varian lain.

“Meskipun terlalu dini untuk benar-benar membuat pernyataan pasti tentang hal itu, sejauh ini sepertinya tidak ada tingkat keparahan yang besar,” kata Fauci, dikutip dari Al Jazeera.

“Sejauh ini, sinyalnya sedikit menggembirakan. Tapi kami benar-benar harus berhati-hati sebelum kami membuat keputusan apapun bahwa itu tidak terlalu parah, atau itu benar-benar tidak menyebabkan penyakit parah, seperti Delta.



“Sementara ahli epidemiologi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Maria Van Kerkhove mengatakan walau Omicron terbukti kurang berbahaya daripada Delta, itu tetap bermasalah.

“Bahkan jika kita memiliki sejumlah besar kasus yang ringan, beberapa dari mereka akan memerlukan rawat inap,” katanya. “Mereka harus masuk ke ICU dan beberapa orang akan meninggal… Kami tidak ingin melihat itu terjadi di atas situasi yang sudah sulit dengan Delta yang beredar secara global.”

Pejabat kesehatan AS mengatakan varian tersebut telah menyebar ke sekitar sepertiga negara bagian AS. Namun ini tidak seganas versi Delta yang mendorong lebih dari 99% persen kasus baru dan lonjakan rawat inap.

Setidaknya 15 negara bagian AS telah melaporkan kasus Omicron, yakni California, Colorado, Connecticut, Hawaii, Maryland, Massachusetts, Minnesota, Missouri, Nebraska, New Jersey, New York, Pennsylvania, Utah, Washington dan Wisconsin.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Berita Terbaru